Kiranya hanya waktu yang hingga
hari ini tidak pernah dapat diatasi manusia. Ide dan cita-cita manusia untuk
dapat melampaui waktu melahirkan kisah-kisah yang sedemikian seksi untuk
diikuti. Beberapa kisah penjelajahan waktu diceritakan sederhana padahal
apabila dipikirkan ulang, semuanya jadi serba rumit. Meskipun demikian, saya selalu
menikmati kisah penjelajahan waktu yang ditampilkan dalam bentuk film – seperti
dalam Time Traveler’s Wife,the Butterfly
Effect, Back to the Future, hingga Doraemon.
Dalam film-film itu kegelisahan, ketakutan, ataupun teror yang dirasakan
pada kehidupan aktual selalu berhadapan dengan rasa putus asa. Namun, rasa
putus asa itu tergantikan dengan kehendak dan perjuangan berkat adanya
kemampuan manusia untuk bermain-main dengan waktu. Looper (2012), saya pikir
masih berada dalam peta tersebut.
Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts
Sunday, 19 August 2012
Suatu Sore, ada
pertanyaan yang cukup menggelitik ditujukan pada Bambang Sugiharto. Apa kaitan
antara biola dan kekerasan, atau antara Violin
dan Violence? Kedua kata yang
sepintas mirip pengucapannya,tapi punya makna yang sangat berbeda dan tak
terlihat jelas hubungannya. Namun dalam hidup, hanya dalam kehidupan, keduanya
terpaut sangat erat. Bagaimana bisa?
Wednesday, 1 August 2012
Saya pikir film Trust (2010) punya cerita yang padat dan lengkap. Kisah yang diangkat adalah tentang kejahatan seksual terhadap remaja yang bermula dari dunia maya. Film ini tidak berusaha membuat masalah ini terlihat sederhana. Justru film ini memperlihatkan beberapa dimensi lain yang menjadikan masalah tersebut terkesan sangat rumit. Ini bukan soal salah dan benar. Tapi lebih kepada aspek psikologis dari pihak korban, termasuk orang-orang yang paling dekat dengan korban. Dan sebagai calon orang tua, film ini menghadirkan sensasi yang cukup mengerikan. Bahwa di luar sana, dunia ini begitu kelam. Ancaman terhadap diri kita dan orang-orang yang sangat dekat dengan kita itu sungguhlah nyata.
Friday, 27 July 2012
Anna dan Chloe tak pernah bertemu. Namun mereka berbagi cerita yang sama. Tidak persis sama jika kau dengarkan mereka pelan-pelan. Tapi, aku tak bisa mengenyahkan pikiran bahwa memang ada benang merah dari kisah keduanya. Baru dua hari yang lalu aku berpapasan dengan mereka di hari yang sama, saat aku ditemani waktu senggang. Berturut-turut kutemui Anna di siang hari dan Chloe pada malam.
Sunday, 20 May 2012
Ini film lama. Tapi rasanya ini film paling sering saya tonton. Kebiasaan yang aneh memang, menonton film yang sama berulang kali. Beberapa kawan mencibir kebiasaanku ini. Mereka mencap aku orang tak punya kerjaan. Memang. Tapi film ini keren. Sungguh keren buatku. Meski judulnya fight club, adegan perkelahian cuma sedikit dibedah – meskipun memang cukup banyak darah. Kupikir fokus utamanya bukan pada perkelahian secara fisik, lebih pada jiwa, pada nilai-nilai, pada eksistensi diri. Tentang: Kau ini mau jadi orang seperti apa?
Subscribe to:
Posts (Atom)
Powered by Blogger.




